Kanal Digital

Profil Bisnis Google: Verifikasi, Pedoman Nama, dan Penyebab Profil Ditangguhkan

Nama berisi kata kunci, alamat tanpa papan nama, dan kategori berlebihan termasuk pemicu penangguhan. Ini pedoman representasi, persiapan verifikasi, dan urutan banding menurut bantuan Google.

Ilustrasi AI: perempuan bertas anyaman berdiri di depan toko keramik berkanopi putih sambil melihat peta dengan penanda lokasi oranye di layar ponselnya
Ilustrasi AI: pelanggan mencocokkan lokasi di peta dengan toko di depannya; papan nama, alamat, dan profil yang sama memudahkan momen seperti ini.

Banyak pemilik usaha memperlakukan Profil Bisnis Google seperti papan iklan gratis: nama diisi “Katering Murah Enak Jakarta Selatan 24 Jam”, kategori dicentang sebanyak mungkin, dan nomor yang dipasang adalah nomor admin yang bergantian dipegang tiga orang. Masalahnya, pedoman Google meminta kebalikannya. Halaman bantuan “Panduan menampilkan bisnis Anda di Google” meminta bisnis ditampilkan sebagaimana ia dikenali di dunia nyata, lewat papan nama, alat tulis, dan branding lain, serta menyebut bahwa informasi yang tidak diperlukan dalam nama bisnis dapat menyebabkan penangguhan profil. Profil yang terlihat “dioptimalkan” justru bisa menjadi profil yang paling mudah dibekukan.

Pembahasan di bawah ini mengikuti urutan yang biasanya dialami pemilik usaha kecil: memastikan usaha memang layak punya profil, mengisi nama, alamat, telepon, dan kategori sesuai pedoman, melewati verifikasi, lalu membaca gejala ketika sesuatu tidak beres. Semua rujukan berasal dari Pusat Bantuan Google Profil Bisnis berbahasa Indonesia yang dibaca per pemeriksaan 17 Oktober 2026. Perlu diketahui, beberapa halaman bantuan itu mencantumkan catatan bahwa isinya mungkin diterjemahkan dengan teknologi AI. Bila sebuah kalimat terasa janggal atau ambigu, buka versi bahasa Inggris halaman yang sama dengan mengganti parameter bahasa di alamatnya, lalu bandingkan.

Sebelum mengisi apa pun: apakah usaha ini memenuhi syarat?

Pertanyaan ini sering dilewati, padahal menentukan semua langkah berikutnya. Menurut “Pedoman kelayakan dan kepemilikan bisnis”, sebuah bisnis harus melakukan kontak langsung dengan pelanggan selama jam yang ditentukan oleh bisnis tersebut. Halaman yang sama memberi contoh bisnis yang tidak memenuhi syarat: properti yang disewakan atau dijual (vila, rumah contoh, apartemen kosong), layanan atau kelas berkelanjutan di lokasi yang bukan milik pelaku usaha dan tanpa otorisasi untuk mewakilinya, perusahaan atau agen perolehan prospek, merek atau bisnis khusus online, serta bisnis yang mencantumkan kotak pos atau kotak surat di lokasi terpencil sebagai alamat.

Bagi usaha mikro, butir “khusus online” paling sering menjadi ganjalan. Halaman tentang verifikasi dengan rekaman video menjawabnya terang-terangan: bisnis yang hanya beroperasi secara online, seperti toko e-commerce dengan muka bangunan virtual, dan tidak menawarkan layanan langsung, tidak memenuhi syarat untuk memiliki Profil Bisnis dan tidak dapat diverifikasi. Jadi, penjual hijab yang seluruh transaksinya lewat marketplace dan pengiriman ekspedisi tidak akan lolos hanya karena punya alamat gudang. Lain halnya bila penjual tersebut juga melayani pembeli yang datang mengambil barang di lokasi pada jam tertentu, atau mengantar sendiri pesanan ke pelanggan di area tertentu. Di situ ada kontak langsung, dan profil bisa disusun dengan bentuk yang sesuai.

Toko berlokasi fisik, jasa sistem panggilan, atau campuran

Google membedakan tiga bentuk. Bisnis berlokasi fisik melayani pelanggan di alamatnya dan memiliki papan nama permanen. Bisnis jasa sistem panggilan mendatangi pelanggan, misalnya jasa kebersihan, tukang leding, atau penjahit yang mengukur di rumah pelanggan, tetapi tidak menerima pelanggan di alamatnya sendiri. Bisnis campuran menjalankan keduanya, seperti bengkel yang punya garasi sekaligus melayani panggilan di pinggir jalan.

Pembedanya bukan perasaan pemilik, melainkan papan nama dan cara melayani. Halaman verifikasi video menyatakan bahwa bisnis yang tidak memiliki papan nama permanen di lokasi harus dicantumkan sebagai bisnis jasa sistem panggilan, bukan toko fisik. Untuk usaha yang dijalankan dari rumah tanpa papan nama, konsekuensinya jelas: alamat rumah disembunyikan dari profil, lalu area layanan yang diisi. “Panduan menampilkan bisnis Anda di Google” bahkan memakai contoh tukang leding yang bekerja dari rumah dan diminta menghapus alamat rumahnya dari profil.

Halaman “Mengelola area layanan” menambahkan batas teknisnya per pemeriksaan 17 Oktober 2026: area layanan dapat diisi hingga 20 area berdasarkan kota, kode pos, atau jenis area lain, tidak bisa ditetapkan sebagai radius jarak, dan batas keseluruhannya tidak boleh lebih dari 2 jam waktu mengemudi dari lokasi bisnis. Perubahan area layanan yang disetujui dapat memerlukan waktu hingga 48 jam untuk tampil. Penjahit di Bekasi yang mengisi area layanan sampai Bandung dan Bogor demi terlihat “besar” sedang mengisi data yang tidak akurat, bukan memperluas pasar.

Nama bisnis: yang tertulis di papan, bukan yang ingin dicari orang

Kalimat inti pedomannya: nama harus mencerminkan nama bisnis yang sebenarnya, seperti yang digunakan secara konsisten di toko, situs, alat tulis, dan sebagaimana diketahui pelanggan. Detail lain, yaitu alamat, area layanan, jam buka, dan kategori, punya kolomnya sendiri. Contoh dalam pedoman berbahasa Indonesia adalah kedai kopi 24 jam di Kuta yang diisi dengan nama “Kedai Kopi Sonya”, jam buka “Buka 24 jam”, dan kategori “Kedai kopi”, bukan “Kedai Kopi Sonya Buka 24 Jam Kuta”.

Pedoman itu kemudian merinci unsur yang tidak boleh masuk ke nama, masing-masing dengan contoh merek yang dikenal di Indonesia:

  • Tagline pemasaran, misalnya slogan yang biasa menempel di iklan.
  • Kode toko, seperti nomor cabang internal setelah tanda hubung.
  • Tanda merek dagang atau terdaftar, misalnya simbol ® di belakang nama.
  • Kata yang seluruhnya huruf kapital, kecuali merek yang memang ditulis begitu; pedoman menerima KFC dan IKEA, tetapi meminta “SUBWAY” ditulis “Subway”.
  • Informasi jam buka, termasuk “Buka 24 jam” atau “(Tutup)”.
  • Nomor telepon atau URL situs.
  • Karakter khusus atau istilah hukum yang tidak relevan; pedoman mencontohkan simbol seperti %$@/ serta istilah LLC, LTD, INC.
  • Informasi layanan atau produk, misalnya “Ahlinya Ban” atau “4G LTE” di belakang nama merek.
  • Informasi lokasi, termasuk nama jalan, mal, atau “dekat” tempat lain, serta keterangan bahwa bisnis berada di dalam bisnis lain.
  • Nama dwibahasa atau transliterasi berulang, bahkan bila papan nama fisik menampilkannya begitu.

Ada satu pengecualian penting. Untuk memasukkan karakter khusus atau istilah hukum, pedoman meminta bukti di dunia nyata, misalnya reklame, kartu nama, atau invoice, yang secara konsisten menampilkan unsur itu sebagai bagian dari nama. Jadi, usaha yang di semua nota, stempel, dan papannya memakai nama “Toko Kue & Roti Melati” punya dasar untuk mempertahankan tanda “&”. Usaha yang hanya menulis “&” di Google tidak.

Contoh rekaan: usaha katering rumahan fiktif “Katering Bu Lastri” di Tebet sempat mengisi nama profil “KATERING BU LASTRI – Nasi Box Murah Tebet | WA 0812xxxx”. Bila dibedah memakai daftar di atas, nama itu memuat huruf kapital penuh, informasi produk, informasi lokasi, nomor telepon, dan karakter khusus. Nama yang sesuai pedoman adalah “Katering Bu Lastri”, persis seperti yang tercetak di stiker kemasan dan papan kecil di pagar rumahnya. Kata “nasi box” dipindahkan ke kategori dan deskripsi, nomor ke kolom telepon, Tebet ke alamat atau area layanan.

Ganti nama tanpa membuat profil baru

Pedoman juga mengatur rebranding. Perubahan kecil pada nama, tanpa mengubah kata benda dan layanan yang dideskripsikan dalam nama dan tanpa mengubah kategori, dapat dilakukan dengan mengedit nama di profil yang sama. Bila perubahan nama tidak memenuhi kriteria itu, bisnis dianggap bisnis baru: profil lama ditandai tutup, lalu profil baru dibuat dengan nama baru. “Ringkasan kebijakan Google Profil Bisnis” menguatkan hal ini dalam bagian perubahan identitas: pengeditan yang mengubah karakteristik bisnis secara signifikan dapat ditolak, dan bila bisnis lain kini menempati lokasi itu atau bisnisnya sudah berubah drastis, profil lama harus ditandai tutup permanen, bukan diganti namanya.

Dalam praktik, “Warung Bu Tini” yang berganti nama menjadi “Warung Makan Bu Tini” kemungkinan masih masuk perubahan kecil. Laundry yang berubah menjadi kedai kopi di ruko yang sama jelas bisnis baru, walaupun pemiliknya sama.

Alamat: lokasi tempat pelanggan benar-benar dilayani

Bagian alamat dalam pedoman berisi beberapa larangan yang sering bertabrakan dengan kebiasaan usaha kecil:

  • Kotak pos atau kotak surat di lokasi terpencil tidak dapat diterima. “Ringkasan kebijakan” menambahkan bahwa penjual yang menetapkan P.O. Box sebagai alamat bisnis akan ditangguhkan profilnya.
  • Kantor virtual, yaitu tempat yang disewa hanya untuk alamat surat tanpa kegiatan operasional, tidak memenuhi syarat.
  • Ruang kerja bersama (co-working space) hanya boleh dicantumkan bila kantor itu memiliki reklame yang jelas, dapat melayani pelanggan di lokasi selama jam buka, dan ada staf yang bertugas pada jam itu.
  • Baris alamat tidak boleh diisi URL atau kata kunci.
  • Bisnis yang menampilkan alamatnya harus memiliki papan tanda permanen bertuliskan nama bisnis di alamat tersebut.
  • Satu lokasi hanya boleh memiliki satu profil, baik dalam satu akun maupun beberapa akun.

Untuk alamat khas Indonesia yang tidak punya nomor jalan atau sulit ditemukan sistem, pedoman mengizinkan pemasangan pin langsung pada lokasi bisnis di peta. Nomor ruangan, lantai, atau blok dapat dimasukkan, dengan alamat fisik di “Baris Alamat 1” dan nomor ruangan atau kotak di “Baris Alamat 2”. Patokan seperti persimpangan atau tempat terkenal hanya disarankan bila alamat resmi tidak menunjukkan lokasi secara akurat. Contohnya kios di dalam pasar yang alamat resminya hanya alamat pasar: menyebut blok dan nomor kios di baris kedua lebih berguna daripada menambahkan “dekat masjid” di nama.

Ada juga aturan tentang pindah tempat yang perlu dibaca sebelum usaha pindah, bukan sesudahnya. Menurut “Ringkasan kebijakan”, pengeditan lokasi akan ditolak untuk bisnis yang identitas fisiknya berkaitan langsung dengan pengalaman pelanggan, seperti tempat makan, penginapan, atau tempat hiburan. Bisnis semacam itu yang pindah lokasi harus menandai profil lama sebagai tutup permanen dan membuat profil baru di lokasi baru. Bila bisnis tidak pindah tetapi alamat yang tercatat salah, pemilik diminta menghubungi dukungan Google. Warung bakso yang pindah dua ruko ke kanan pun masuk kelompok ini, sehingga rencana pindah sebaiknya sudah memperhitungkan pembuatan profil baru, verifikasi ulang di alamat baru, dan penandaan profil lama sebagai tutup permanen.

Ilustrasi AI: tiga kartu putih berisi susunan bentuk sama, yaitu persegi biru, penanda lokasi oranye, lingkaran abu-abu, dan cincin hitam, di bawah foto muka toko di atas meja kayu
Ilustrasi AI: tiga kartu dengan susunan identik di bawah foto toko, kiasan nama, alamat, dan kategori yang harus sama dengan tampilan usaha di dunia nyata.

Telepon, situs, jam buka, dan deskripsi

Untuk telepon, pedoman meminta nomor yang terhubung ke lokasi bisnis, sebaiknya nomor lokal ketimbang nomor pusat panggilan bila memungkinkan, dan nomor itu harus dikendalikan langsung oleh bisnis. Nomor atau URL yang mengalihkan pengguna ke halaman pendarat atau nomor lain selain milik bisnis tidak diizinkan, termasuk halaman di media sosial. Nomor premium tidak dapat diterima. Bagi usaha mikro, butir “dikendalikan langsung” punya arti praktis: jangan memakai nomor pribadi admin yang bisa keluar sewaktu-waktu. Nomor itu nanti juga dipakai untuk verifikasi lewat telepon atau SMS, dan menurut halaman verifikasi, sistem tanggapan suara interaktif (IVR) tidak akan mendapatkan kode.

“Pedoman kelayakan dan kepemilikan” menambahkan satu syarat untuk pihak yang mengelola profil atas nama pemilik: nomor telepon dan situs di profil harus berupa nomor dan situs resmi bisnis yang dapat diverifikasi pemiliknya, dan konten situs harus dimiliki serta dikelola pemilik bisnis. Bila seorang penyedia jasa “pembuatan Google Maps” memasang situs satu halaman di domain miliknya sendiri, pemilik usaha sebaiknya meminta situs itu dipindahkan ke domain atas namanya atau mengganti kolom situs dengan halaman yang ia kendalikan. Pertimbangan kapan usaha kecil perlu situs sendiri dan halaman apa saja yang wajib ada dibahas dalam panduan kebutuhan website UMKM.

Jam buka diisi dengan jam operasional reguler yang berhubungan langsung dengan pelanggan. Pedoman menyediakan jam khusus untuk hari libur atau acara, dan status tutup sementara selama libur, misalnya saat usaha tutup sepekan menjelang dan sesudah Lebaran. Untuk restoran, jam yang dipakai adalah jam ketika pengunjung dapat duduk dan makan; bila tidak ada, jam bawa pulang. Usaha yang hanya melayani berdasarkan janji temu tidak harus mencantumkan jam buka.

Kolom deskripsi diperlakukan sebagai tempat informasi, bukan promosi. Pedoman melarang deskripsi yang berfokus pada promosi khusus, harga, dan diskon, dengan contoh “Semuanya diskon, -50%” dan “Roti terbaik di kota seharga Rp5.000!”, serta melarang link jenis apa pun di kolom itu. Yang diminta adalah informasi berguna tentang layanan, produk, misi, dan sejarah bisnis yang relevan.

Kategori: “bisnis ini adalah”, bukan “bisnis ini memiliki”

Pedoman kategori dirangkum dalam satu uji kalimat: pilih kategori yang melengkapi pernyataan “Bisnis ini ADALAH …”, bukan “bisnis ini MEMILIKI …”. Pilih sesedikit mungkin kategori yang menggambarkan bisnis inti secara keseluruhan, dan pilih yang paling spesifik. Google menyebut bahwa kategori spesifik membawa kategori umum secara implisit; contoh dalam pedoman, memilih “Resor Golf” membuat Google ikut menyertakan “Resor Hotel”, “Hotel”, dan “Lapangan Golf”. Kategori tidak boleh dipakai sebagai kata kunci atau untuk menggambarkan atribut, dan tidak boleh mengambil kategori bisnis lain yang berada di dalam atau di sekitar lokasi.

Contoh-contoh dalam pedoman berbahasa Indonesia cukup jelas: motel dengan kolam renang berkategori “Motel”, bukan “Hotel” dan “Kolam Renang”; restoran hamburger yang juga menjual hidangan penutup tidak menambahkan “Restoran Hidangan Penutup”; kedai kopi yang beroperasi di dalam hotel berkategori “Kedai Kopi”, dan hotelnya tidak menambahkan kategori itu. Bila kategori yang pas tidak tersedia, pilih yang lebih umum.

Contoh rekaan: kedai fiktif “Kopi Teras Bima” di Yogyakarta menjual kopi, roti bakar, dan menyediakan Wi-Fi serta ruang rapat kecil. Kategori utamanya “Kedai kopi”. Wi-Fi diisi lewat atribut, roti bakar masuk menu atau produk, dan ruang rapat cukup disebut di deskripsi. Menambahkan kategori “Ruang Rapat” atau “Toko Roti” mengubah kedai itu menjadi sesuatu yang tidak dikenali pelanggan ketika datang.

Satu catatan lagi dari pedoman: Google juga dapat mendeteksi informasi kategori dari situs dan sebutan tentang bisnis di seluruh web. Artinya, deskripsi di situs dan media sosial yang konsisten dengan kategori profil membantu, sementara situs yang menyebut usaha sebagai “toko roti” padahal profilnya “kedai kopi” mengirim sinyal bertentangan. Menyamakan data di luar Google dibahas tersendiri di panduan SEO lokal dan konsistensi nama-alamat-nomor.

Verifikasi: metode ditentukan Google, persiapan ditentukan pemilik

Halaman “Memverifikasi bisnis Anda di Google” menjelaskan bahwa verifikasi diperlukan untuk mengedit info bisnis seperti nama atau jam buka dan untuk berinteraksi dengan pelanggan. Prosesnya dimulai dengan Akun Google, yang boleh memakai alamat Gmail atau alamat email lain. Profil yang sudah ada dicari lewat nama dan kota bisnis, atau lewat kueri pencarian profil milik sendiri yang disarankan halaman bantuan, saat masuk ke akun terkait; bila belum ada, bisnis ditambahkan, dan bila sudah ada tetapi belum diklaim, bisnis diklaim terlebih dahulu.

Bagian terpenting ada di langkah kedua: metode verifikasi ditentukan otomatis oleh Google dan tidak dapat diubah. Opsi yang tersedia bergantung pada jenis bisnis, info publik, wilayah, dan jam buka, dan dalam beberapa kasus lebih dari satu metode diperlukan. Karena itu, tutorial yang menjanjikan “pilih saja kartu pos” atau “pasti lewat SMS” tidak bisa dipegang. Yang bisa disiapkan pemilik adalah kondisi agar metode apa pun yang muncul dapat diselesaikan.

Metode (bila ditawarkan) Syarat dan batas menurut halaman bantuan Yang disiapkan sebelumnya
Telepon atau SMS Harus bisa menjawab panggilan di nomor bisnis atau menerima SMS; IVR tidak mendapatkan kode Nomor bisnis aktif, dipegang pemilik, tanpa menu suara otomatis
Email Alamat email yang muncul di layar verifikasi harus dapat diakses Akses ke kotak masuk email bisnis
Panggilan video live Tidak tersedia untuk semua bisnis; hanya selama jam buka; harus berada di lokasi Papan nama, lingkungan sekitar, area khusus karyawan yang bisa ditunjukkan
Rekaman video Minimal 30 detik, direkam langsung tanpa jeda dan tanpa edit, direkam dan diunggah dari perangkat seluler lewat Profil Bisnis; peninjauan hingga 5 hari kerja Rencana urutan pengambilan gambar sebelum merekam
Kartu pos Tidak tersedia untuk semua bisnis; biasanya tiba dalam 14 hari; kode 5 digit berlaku 30 hari Alamat surat yang benar dan tidak mengubah nama, alamat, kategori selama menunggu

Merencanakan rekaman video

Halaman bantuan menyarankan verifikasi video bila bisnis memenuhi syarat untuk opsi itu, dan persyaratannya lebih rinci dari yang biasanya dibayangkan. Video harus rekaman lengkap dan unik yang diambil tanpa jeda; video lama atau video yang direkam di luar aplikasi lalu diunggah belakangan tidak diizinkan. Video tidak boleh memuat informasi sensitif seperti nomor rekening bank, nomor pajak, atau nomor tanda pengenal, juga tidak boleh memuat informasi pribadi atau wajah orang lain.

Untuk toko fisik dan bisnis campuran, video perlu menampilkan tiga hal: lokasi (papan nama jalan, nomor gedung, bisnis di dekatnya, atau tempat populer), bukti keberadaan bisnis (muka bangunan dan nama bisnis pada elemen permanen yang sesuai dengan nama di profil), serta bukti pengelolaan (aktivitas yang hanya bisa dilakukan karyawan, seperti membuka mesin kasir atau masuk ke dapur). Untuk jasa sistem panggilan yang berjalan dari rumah, halaman yang sama memberi tips merekam tempat terkenal dan papan jalan di sekitar lingkungan rumah, lalu menampilkan alat kerja dan bukti pengelolaan, misalnya membuka kendaraan berlogo usaha atau menunjukkan izin usaha, invoice, atau tagihan utilitas yang namanya sesuai dengan nama profil.

Contoh rekaan: jasa servis AC fiktif “Sejuk Prima” yang dijalankan dari rumah di Depok menulis urutan rekamannya di kertas sebelum menekan tombol rekam. Detik 0 sampai 10: papan nama gang dan masjid di ujung jalan. Detik 10 sampai 20: membuka pintu garasi, memperlihatkan tabung freon, pompa vakum, dan kotak perkakas. Detik 20 sampai 35: membuka bagasi motor yang berstiker nama usaha dan memperlihatkan nota servis kosong dengan kop “Sejuk Prima”, sambil memastikan tidak ada nomor rekening atau KTP yang tertangkap kamera. Kuncinya ada di kata “Sejuk Prima”: nama yang muncul di stiker dan nota harus sama dengan nama profil. Bila profilnya bernama “Servis AC Depok Murah Sejuk Prima”, video itu sendiri sudah memperlihatkan ketidaksesuaian.

Kartu pos dan kode yang tidak boleh dibagikan

Bila verifikasi lewat pos ditawarkan dan dipilih, halaman bantuan memberi tiga larangan selama menunggu: jangan mengedit nama, alamat, atau kategori, karena kode yang dikirim tidak akan berfungsi; jangan meminta kode baru, karena kode yang sedang dikirim akan dibatalkan; dan jangan membagikan kode kepada siapa pun, termasuk orang yang membantu mengelola profil. Google menyatakan tidak akan pernah meminta kode verifikasi. Pesan WhatsApp dari “tim Google” yang meminta kode lima digit adalah tanda penipuan, bukan prosedur.

Setelah langkah verifikasi selesai, Google meninjau informasi hingga 5 hari kerja, kadang lebih lama, dan mengirim email konfirmasi bila berhasil. Halaman bantuan menyebut beberapa kasus verifikasi langsung, misalnya bila situs sudah diverifikasi di Google Search Console.

Membaca gejala: dari tombol Verifikasi yang muncul lagi sampai profil hilang

Kebanyakan masalah profil usaha kecil berawal dari tiga sumber: data yang tidak sesuai pedoman representasi, kelayakan yang sejak awal meragukan, atau akun yang bermasalah. Tabel berikut memetakan gejala yang paling sering ditanyakan ke penyebab yang disebut halaman bantuan Google, beserta tindakan yang masuk akal.

Gejala Kemungkinan penyebab menurut halaman bantuan Tindakan
Tombol “Verifikasi” muncul lagi setelah sempat terverifikasi Google tidak dapat sepenuhnya memverifikasi bisnis; sering setelah detail bisnis diperbarui Verifikasi ulang, coba metode lain bila tersedia
Notifikasi “Masalah peninjauan” setelah unggah video Video tidak diterima karena ada persyaratan yang tidak terpenuhi Buka “Tinjau masalah”, rekam ulang dengan semua unsur lama ditambah yang kurang
Kode kartu pos ditolak Nama, alamat, atau kategori diedit selama menunggu, kode baru diminta, atau kode lewat 30 hari Jangan mengedit, minta kode hanya sekali, masukkan sebelum kedaluwarsa
Edit nama atau kategori tidak tampil Perubahan signifikan pada identitas bisnis dapat ditolak; profil belum diverifikasi Periksa apakah ini rebranding kecil atau bisnis baru; selesaikan verifikasi
Edit alamat ditolak setelah pindah Tempat makan, penginapan, hiburan tidak dapat memindahkan lokasi lewat edit Tandai profil lama tutup permanen, buat profil baru
Profil ditangguhkan tak lama setelah nama diubah Informasi tidak perlu dalam nama; P.O. Box; kantor virtual Rapikan semua data sesuai pedoman, baru ajukan banding
Profil dinonaktifkan dengan alasan bisnis tidak ada Google menilai bisnis tidak berada di lokasi yang diklaim Siapkan bukti nama dan alamat yang sama dengan profil
Semua profil dalam satu akun ditangguhkan sekaligus Pembatasan tingkat akun karena pola pelanggaran, atau akun produk Google lain dibatasi Ajukan banding akun di halaman akun (My Account) Google, baru banding profil
Akses pengelolaan hilang Lama tidak login, pemilik mencabut otorisasi agensi, tidak merespons email konfirmasi Verifikasi ulang atau minta kepemilikan sesuai prosedur

Tabel itu sengaja memisahkan penangguhan profil dari pembatasan akun. “Ringkasan kebijakan Google Profil Bisnis” menjelaskan bahwa bila sebuah akun dibatasi karena menunjukkan pola yang melanggar kebijakan, semua profil yang terkait dengan akun itu ditangguhkan, dan konten baru dari akun tersebut ditolak. Profil yang dibuat melalui akun yang terkait produk Google lain juga dapat ditangguhkan bila akun produk lain itu dibatasi. Bagi pemilik usaha yang dibantu pihak ketiga, ini berarti satu hal: akun milik penyedia jasa yang mengelola puluhan profil membawa risiko bagi semua profil di dalamnya.

Penangguhan dan banding: satu kesempatan, jadi siapkan dulu

Halaman “Memperbaiki profil yang ditangguhkan atau dinonaktifkan” menyebut bahwa Google dapat menangguhkan atau menonaktifkan profil yang tidak mengikuti panduan, dan pemilik yang yakin profilnya seharusnya aktif dapat mengajukan banding. Dua kalimat di halaman itu perlu diperhatikan lebih dari yang lain. Pertama, jangan membuat Profil Bisnis baru untuk bisnis yang sama. Kedua, pengajuan banding hanya dapat dilakukan satu kali.

Karena kesempatannya satu, urutan kerjanya sebaiknya begini:

  1. Buka alat banding Google Profil Bisnis dengan akun yang terkait profil. Alat ini menampilkan tanggal keputusan awal, alasan keputusan, tautan ke kebijakan yang dilanggar, apakah keputusan dapat dibanding, dan statusnya. Catat alasan itu sebelum menebak-nebak.
  2. Bandingkan profil dengan pedoman yang dirujuk. Bila alasannya terkait nama, buang tagline, kata kunci, dan nomor dari nama; bila terkait alamat, pastikan tidak ada P.O. Box atau kantor virtual, dan bahwa usaha tanpa papan nama memang sudah disetel sebagai jasa sistem panggilan.
  3. Kumpulkan bukti opsional yang disebut halaman bantuan: bukti pendaftaran usaha resmi, izin usaha, bukti pembayaran pajak, atau tagihan utilitas untuk bisnis (listrik, telepon, air, internet). Halaman itu menekankan bahwa nama dan alamat bisnis pada dokumen harus sama dengan yang tercantum di profil.
  4. Tulis penjelasan singkat di kotak teks: apa yang sudah diperbaiki dan dokumen apa yang dilampirkan.
  5. Centang pernyataan bahwa semua bukti sudah dilampirkan, ajukan, lalu tunggu email berisi keputusan.

Untuk usaha mikro, NIB dari OSS adalah bukti pendaftaran yang paling mudah diperoleh, dengan catatan alamat usaha dan nama usaha di NIB sama dengan yang ada di profil. Bila NIB mencantumkan alamat KTP yang berbeda dari lokasi usaha, atau nama usaha di NIB berbeda dari papan nama, dokumen itu malah memperlihatkan ketidaksesuaian. Cara mendaftar dan memperbarui data NIB ada di panduan mengurus NIB usaha mikro lewat OSS.

Status yang mungkin muncul di alat banding adalah Dikirim, Disetujui, Tidak Disetujui, Banding tidak dapat diajukan, dan Memenuhi syarat untuk banding. Bila permintaan pengaktifan kembali ditolak, halaman bantuan menyebut kemungkinan peninjauan tambahan dengan bukti yang sebelumnya belum disertakan. Ini bukan banding kedua yang bebas diulang, melainkan jalur untuk bukti baru.

Bila yang dibatasi adalah akun, urutannya terbalik: banding akun lebih dulu lewat halaman akun (My Account) Google, dan setelah pembatasan dicabut, barulah banding untuk profil diajukan. Pemilik dengan lebih dari 10 profil yang ditangguhkan dapat meminta pengaktifan kembali massal dengan melampirkan spreadsheet berisi ID tiap profil dan dokumen pendukung.

Siapa yang memegang kunci profil

“Pedoman kelayakan dan kepemilikan bisnis” menyatakan bahwa hanya pemilik atau perwakilan resmi yang dapat memverifikasi dan mengelola profil. Perwakilan resmi, termasuk konsultan SEO, teman pemilik, atau penyedia layanan reservasi, tidak boleh mengklaim profil tanpa izin tersurat pemilik, harus bekerja sama langsung dengan pemilik untuk verifikasi, harus segera mentransfer kepemilikan bila diminta, dan sebaiknya mendorong pemilik membuat akun sendiri lalu menambahkan perwakilan sebagai pengelola. Halaman itu juga mencantumkan alasan kepemilikan dapat dicabut, di antaranya pemilik tidak login dalam waktu lama atau tidak dapat dihubungi lewat email setelah beberapa kali dicoba.

Susunan yang aman untuk usaha kecil: pemilik utama adalah Akun Google atas nama pemilik usaha, dengan email yang ia baca sendiri; admin atau penyedia jasa ditambahkan sebagai pengelola, bukan pemilik; dan akun pemilik dilindungi verifikasi dua langkah. Cara mengaktifkannya untuk akun-akun penting usaha dijelaskan di uraian mengunci akun dengan verifikasi dua langkah. Bila profil yang dulu dibuatkan orang lain kini tidak bisa diakses, jalurnya adalah meminta kepemilikan atau verifikasi ulang, bukan membuat profil kedua; profil ganda untuk satu lokasi melanggar pedoman alamat dan menyulitkan banding.

Ulasan dan konten yang ditambahkan orang lain

Profil yang sudah terverifikasi tetap menerima kontribusi dari luar: foto pengunjung, ulasan, dan saran perubahan data. “Ringkasan kebijakan” menyebut Google dapat membatasi atau menangguhkan konten buatan pengguna untuk profil yang terus menerima kontribusi tidak membantu atau berbahaya, misalnya serangkaian ulasan buruk yang tidak ada kaitannya dengan bisnis. Halaman yang sama mengingatkan bahwa konten di profil, termasuk ulasan dan foto, harus mematuhi kebijakan konten terlarang dan dibatasi. Cara meminta ulasan tanpa melanggar kebijakan, dan cara membalas ulasan negatif, dibahas di panduan meminta dan menanggapi ulasan pelanggan.

Daftar periksa satu halaman sebelum menekan Simpan

Sebelum menyimpan perubahan apa pun di profil, terutama saat sedang menunggu verifikasi atau setelah banding dikabulkan, cocokkan lima hal ini dengan kenyataan di lapangan. Nama di profil sama huruf demi huruf dengan papan nama dan nota. Alamat menunjuk tempat pelanggan dilayani, dengan papan nama permanen; bila tidak ada papan nama, alamat disembunyikan dan area layanan diisi tidak lebih dari 20 area dalam jangkauan 2 jam berkendara. Nomor telepon dipegang pemilik dan bisa menerima panggilan langsung. Kategori utama lolos uji “bisnis ini adalah”. Deskripsi bebas harga, diskon, dan tautan.

Simpan juga foto papan nama, salinan NIB, dan satu tagihan utilitas atas alamat usaha di satu folder. Ketiganya berguna untuk rekaman video verifikasi, untuk banding bila suatu hari diperlukan, dan untuk menunjukkan kepada siapa pun yang menawarkan “jasa memulihkan profil” bahwa pemilik sudah memegang semua bukti yang diminta Google sendiri.

Halaman bantuan Google yang menjadi rujukan

Pertanyaan yang sering diajukan

Usaha saya jualan online dari rumah, bisa daftar Google Maps?

Hanya bila ada kontak langsung dengan pelanggan, misalnya pembeli boleh mengambil pesanan di lokasi atau barang diantar sendiri ke area tertentu. Toko yang seluruhnya online tidak memenuhi syarat dan tidak bisa diverifikasi.

Bolehkah menambahkan kata 'murah' atau nama kota di nama profil?

Tidak, kecuali kata itu memang bagian dari nama resmi yang tertulis di papan dan nota. Deskripsi produk dan lokasi diisi di kolom kategori, deskripsi, dan alamat.

Profil ditangguhkan, apakah lebih cepat buat profil baru saja?

Jangan. Bantuan Google meminta pemilik tidak membuat profil baru untuk bisnis yang sama. Perbaiki data sesuai pedoman, lalu ajukan banding dengan bukti yang nama dan alamatnya cocok.

Ada yang mengaku dari Google meminta kode verifikasi, harus diberikan?

Tidak. Google menyatakan tidak pernah meminta kode verifikasi, dan kode itu tidak boleh dibagikan bahkan kepada pengelola profil.