Kanal Digital

Kapan Usaha Kecil Perlu Website dan Halaman Apa yang Sebaiknya Ada

Website hanya layak bila mengerjakan sesuatu lebih baik daripada kanal lain. Lima pertanyaan membantu memutuskan, plus halaman yang diwajibkan bila website menjadi toko.

Ilustrasi AI: dua pemilik toko roti membandingkan beberapa lembar kertas berisi rancangan halaman di meja kayu, dengan rak roti di belakang
Ilustrasi AI: menimbang halaman apa saja yang benar-benar dibutuhkan sebelum membuat website untuk usaha kecil.

Pertanyaan “perlu website atau tidak?” biasanya datang setelah seseorang menyarankan, “Biar kelihatan profesional.” Saran itu tidak salah, tetapi alasannya terlalu tipis untuk biaya dan waktu yang akan dihabiskan. Bagi usaha mikro, website adalah satu kanal di antara banyak: profil bisnis di peta, katalog di aplikasi pesan, toko di marketplace, dan akun media sosial. Website baru masuk akal bila ada pekerjaan yang dilakukannya lebih baik daripada kanal lain, dan bila pemiliknya sanggup merawatnya. Bagian berikut membantu menimbang keputusan itu, lalu menjelaskan halaman yang sebaiknya ada bila jawabannya “ya”, termasuk informasi yang diwajibkan peraturan bagi pelaku usaha yang berjualan secara elektronik.

Lima pertanyaan sebelum membuat website

Jawaban jujur atas pertanyaan berikut sering sudah cukup untuk memutuskan.

1. Apakah pembeli mencari informasi yang tidak muat di kanal lain?

Usaha katering yang menawarkan paket berbeda untuk pernikahan, kantor, dan syukuran, lengkap dengan ketentuan pemesanan dan pembatalan, punya informasi yang sulit dimuat di keterangan profil singkat. Usaha jasa servis dengan daftar layanan, area kerja, dan prosedur garansi juga demikian. Sebaliknya, warung dengan menu sederhana dan pembeli dari lingkungan sekitar mungkin cukup dengan profil di peta dan katalog di aplikasi pesan.

2. Apakah ada yang perlu dimiliki sendiri, bukan dipinjam dari platform?

Toko di marketplace dan akun media sosial tunduk pada aturan platform yang dapat berubah, dan akun dapat dibatasi. Website dengan nama domain milik sendiri adalah alamat yang dikendalikan pemilik usaha. Bagi usaha yang bergantung pada satu platform, website sederhana berfungsi sebagai rumah cadangan: tempat pelanggan menemukan kontak resmi bila akun lain bermasalah.

3. Apakah akan menerima pesanan langsung di website?

Menampilkan informasi dan menerima pesanan adalah dua hal berbeda. Website yang hanya berisi profil, katalog, dan tombol kontak relatif ringan dirawat. Website yang menerima pesanan dan pembayaran membawa kewajiban tambahan: keamanan transaksi, data pelanggan, dan ketentuan perdagangan elektronik yang dibahas di bawah.

4. Siapa yang akan merawatnya?

Website yang informasinya basi, misalnya harga lama, jam buka yang sudah berubah, atau nomor yang tidak aktif, justru merusak kepercayaan. Pastikan ada orang yang memperbarui isi setidaknya setiap kali ada perubahan harga atau layanan, dan yang tahu cara memperpanjang domain dan hosting sebelum kedaluwarsa.

5. Apa yang diharapkan dari mesin telusur?

Panduan Memulai SEO di Google Search Central menyebut tidak ada jaminan pasti bahwa situs tertentu akan ditambahkan ke indeks Google, meskipun situs yang mengikuti dasar-dasar penelusuran lebih berpeluang muncul. Panduan yang sama menyebut sebagian perubahan dapat terlihat dalam beberapa jam, sebagian lain hingga beberapa bulan, dan umumnya perlu menunggu beberapa minggu untuk menilai dampaknya. Bila alasan utama membuat website adalah “supaya muncul di halaman pertama”, harapan itu perlu disesuaikan. Untuk pencarian lokal, profil bisnis di peta sering lebih menentukan; pembahasannya ada di panduan Profil Bisnis Google.

Pohon keputusan sederhana

Dari lima pertanyaan itu, keputusan dapat diringkas menjadi tiga kemungkinan.

  • Belum perlu website. Pembeli datang dari sekitar, informasi usaha sederhana, dan tidak ada yang sanggup merawat. Fokus pada profil bisnis di peta, katalog di aplikasi pesan, dan konsistensi nama, alamat, dan nomor di semua kanal.
  • Website profil. Ada informasi yang perlu dijelaskan panjang, ada kebutuhan alamat resmi di luar platform, tetapi pesanan tetap diterima lewat pesan atau marketplace. Beberapa halaman statis yang akurat sudah cukup.
  • Website toko. Pesanan dan pembayaran diterima langsung di website. Ini pilihan paling berat dan perlu persiapan legal, teknis, dan operasional.

Contoh rekaan: pemilik usaha jahit fiktif “Rapi Jahit” menerima pesanan seragam dari sekolah dan kantor. Pembelinya membutuhkan daftar harga per model, ketentuan ukuran, contoh bahan, jadwal produksi, dan prosedur bila ukuran tidak pas. Informasi ini terlalu panjang untuk keterangan profil. Pesanan tetap ditutup lewat pertemuan dan pesan, jadi ia memilih website profil dengan lima halaman, bukan website toko.

Menghitung biaya yang sebenarnya

Biaya website jarang berhenti pada pembuatan. Ada empat komponen yang perlu dihitung untuk setidaknya tiga tahun. Pertama, nama domain yang diperpanjang setiap tahun. Kedua, hosting atau langganan pembuat situs, juga tahunan. Ketiga, pembuatan awal, baik berupa bayaran jasa maupun waktu sendiri. Keempat, perawatan: memperbarui isi, memasang pembaruan keamanan, memperpanjang sertifikat bila tidak otomatis, dan memulihkan bila ada masalah. Komponen keempat paling sering dilupakan, padahal website yang tidak dirawat lebih cepat menjadi beban daripada aset.

Bandingkan total tiga tahun itu dengan manfaat yang diharapkan secara konkret. Bila website diharapkan mengurangi pertanyaan berulang di aplikasi pesan, perkirakan berapa jam per minggu yang dihemat. Bila diharapkan menarik pesanan korporat, perkirakan berapa pesanan tambahan yang realistis. Angka-angka ini tidak perlu tepat, tetapi membantu menghindari keputusan yang hanya berdasarkan rasa ingin terlihat profesional.

Ingat pula biaya kesempatan: waktu yang dihabiskan untuk website tidak dipakai untuk produksi atau melayani pelanggan. Bagi usaha yang pemiliknya juga juru masak, kasir, dan kurir, website profil sederhana yang selesai dalam satu akhir pekan sering lebih realistis daripada proyek berbulan-bulan.

Website untuk usaha jasa dan usaha musiman

Usaha jasa seperti servis elektronik, salon rumahan, atau jasa angkut barang punya kebutuhan berbeda dari toko produk. Pembeli jasa ingin tahu area layanan, jam kerja, cara menghitung biaya, dan apa yang terjadi bila hasil kerja tidak memuaskan. Website jasa yang baik menjelaskan proses langkah demi langkah dan menyebut dengan jelas hal yang tidak dikerjakan, misalnya merek atau jenis perangkat yang tidak dilayani. Penjelasan semacam ini mencegah calon pembeli yang tidak cocok menghubungi, sehingga waktu pemilik usaha tidak habis untuk menjawab pertanyaan yang jawabannya “tidak bisa”.

Usaha musiman, misalnya kue hantaran Lebaran atau parsel akhir tahun, menghadapi tantangan lain: website sibuk beberapa minggu lalu sepi berbulan-bulan. Di luar musim, tampilkan dengan jelas bahwa pesanan sedang ditutup dan kapan dibuka kembali, alih-alih membiarkan halaman pemesanan aktif dengan harga lama. Pembeli yang menemukan informasi jelas tentang jadwal buka pesanan cenderung kembali ketika musimnya tiba.

Bahasa dan nada

Tulis dengan bahasa yang dipakai pembeli sendiri. Istilah teknis industri yang biasa dipakai di antara pemasok sering tidak dipahami pembeli akhir. Kalimat pendek, harga yang jelas, dan foto yang jujur lebih membantu daripada kata-kata promosi yang panjang. Bila pembeli datang dari berbagai daerah, hindari singkatan lokal yang tidak umum, atau jelaskan artinya saat pertama kali dipakai.

Ilustrasi AI: laptop, tablet, dan ponsel berjajar di meja menampilkan tata letak halaman yang sama dalam blok biru, oranye, dan abu-abu
Ilustrasi AI: satu rancangan halaman di tiga ukuran layar, pengingat bahwa sebagian besar pembeli membuka website dari ponsel.

Halaman yang sebaiknya ada di website profil

Halaman Isi Kesalahan yang sering terjadi
Beranda Apa yang dijual, untuk siapa, di mana, dan cara menghubungi Slogan panjang tanpa menyebut produk dan lokasi
Produk atau layanan Daftar dengan deskripsi, harga atau kisaran harga, dan ketentuan Harga lama yang tidak diperbarui
Tentang Siapa pengelola, sejak kapan, alamat atau area layanan Klaim berlebihan atau testimoni yang tidak dapat diverifikasi
Kontak Nomor, email, alamat, jam layanan, tautan peta Formulir yang tidak pernah diperiksa
Kebijakan privasi Data yang dikumpulkan, untuk apa, berapa lama, hak pengunjung Menyalin kebijakan perusahaan lain yang tidak sesuai kenyataan

Halaman “Tentang” yang jujur lebih kuat daripada yang berlebihan. Panduan dasar SEO dari Google (SEO Starter Guide) menekankan konten yang berguna dan mudah dipahami pembaca. Bagi usaha kecil, artinya menuliskan hal yang memang membantu calon pembeli memutuskan: produk apa, berapa kisaran harganya, berapa lama prosesnya, dan bagaimana bila ada masalah.

Menulis halaman produk yang membantu memutuskan

Calon pembeli membuka halaman produk dengan pertanyaan yang hampir selalu sama: barangnya seperti apa, berapa harganya, berapa lama sampai, dan bagaimana bila tidak cocok. Halaman yang menjawab keempatnya mengurangi pertanyaan berulang di aplikasi pesan.

Contoh rekaan sebelum dan sesudah untuk Rapi Jahit. Versi awal halaman layanan berbunyi: “Menerima jahitan seragam berkualitas, harga bersaing, silakan hubungi.” Versi yang lebih membantu menyebut jenis seragam yang dikerjakan (kemeja kerja, seragam sekolah, rompi), pilihan bahan yang tersedia beserta karakter singkatnya, kisaran harga per potong untuk pesanan minimal tertentu, perkiraan waktu produksi per jumlah pesanan, cara pengukuran, dan ketentuan bila ukuran tidak pas. Versi kedua lebih panjang, tetapi setiap kalimatnya menjawab pertanyaan yang memang sering diajukan.

Hindari klaim yang tidak dapat dibuktikan seperti “terbaik” atau “termurah”, dan testimoni yang tidak berasal dari pelanggan nyata. Informasi yang benar, jelas, dan jujur bukan hanya prinsip pemasaran yang baik; untuk website toko, ia adalah kewajiban dalam PP 80/2019 yang dibahas di bawah.

Bila website menerima pesanan: kewajiban dalam PP 80/2019

Berjualan lewat website sendiri termasuk perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE). Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang PMSE, yang menurut JDIH BPK berstatus berlaku per 17 Oktober 2026, menyebut pedagang dapat memakai sarana PMSE milik sendiri, penyelenggara dalam negeri, atau penyelenggara luar negeri (Pasal 16 ayat (1)). Beberapa kewajibannya langsung memengaruhi isi website toko.

Informasi yang benar, jelas, dan jujur

Pasal 13 ayat (1) mewajibkan pelaku usaha dalam setiap PMSE memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur tentang identitas subjek hukum yang didukung data atau dokumen yang sah, informasi tentang barang atau jasa yang ditawarkan, serta memenuhi etika periklanan. Ayat (2) merinci bahwa informasi itu paling sedikit mencakup kebenaran dan keakuratan informasi, kesesuaian antara informasi iklan dan fisik barang, kelayakan konsumsi, legalitas barang atau jasa, serta kualitas, harga, dan aksesibilitasnya.

Dalam praktik, website toko perlu menampilkan identitas pengelola usaha yang dapat dipertanggungjawabkan, deskripsi produk yang sesuai dengan barang yang dikirim, dan informasi legalitas produk bila relevan, misalnya nomor P-IRT atau sertifikat halal untuk pangan olahan. Pembahasan izin pangan ada di pembahasan SPP-IRT dan nomor P-IRT dan pembahasan sertifikat halal bagi produsen mikro.

Isi penawaran

Pasal 39 ayat (1) menyebut penawaran secara elektronik paling sedikit memuat spesifikasi barang atau jasa, harga, persyaratan kesepakatan, mekanisme dan sistem pembayaran serta tenggang waktunya, mekanisme dan sistem pengiriman, risiko dan kondisi yang tidak diharapkan, serta pembatasan pertanggungjawaban bila risiko itu terjadi. Halaman produk dan halaman ketentuan pemesanan sebaiknya mencakup semua butir ini. Contoh yang sering terlewat adalah “risiko dan kondisi yang tidak diharapkan”: untuk kue, misalnya, bentuk dapat berubah selama pengiriman jarak jauh; tuliskan hal itu dan apa yang dilakukan penjual bila terjadi.

Kontrak elektronik

Ketika pembeli menyelesaikan pesanan, terbentuk kontrak elektronik. Pasal 53 ayat (1) menyebut informasinya harus sesuai dengan penawaran dan paling sedikit memuat identitas para pihak, spesifikasi, legalitas, nilai transaksi, persyaratan dan jangka waktu pembayaran, prosedur pengiriman, prosedur pengembalian bila barang tidak sesuai, prosedur pembatalan, dan pilihan hukum penyelesaian sengketa. Ayat (2) melarang klausula baku yang merugikan konsumen sebagaimana diatur dalam undang-undang perlindungan konsumen, dan Pasal 55 mewajibkan kontrak elektronik yang ditujukan kepada konsumen di Indonesia menggunakan bahasa Indonesia. Kalimat seperti “barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun” patut ditinjau ulang terhadap ketentuan ini.

Contoh susunan halaman ketentuan pemesanan

Untuk memudahkan, butir Pasal 39 dan Pasal 53 dapat disusun menjadi satu halaman ketentuan dengan subjudul berikut: cara memesan; harga dan apa yang sudah termasuk; cara dan batas waktu pembayaran; pengiriman, ongkos, dan perkiraan waktu; kondisi yang dapat terjadi di luar kendali, misalnya keterlambatan kurir atau perubahan bentuk produk rapuh, beserta tanggung jawab penjual; pembatalan oleh pembeli atau penjual; pengembalian dan penukaran bila barang tidak sesuai; dan cara menyampaikan keluhan. Gunakan bahasa Indonesia yang lugas, sesuai Pasal 55, dan hindari kalimat yang meniadakan tanggung jawab penjual sama sekali.

Tautkan halaman ini dari setiap halaman produk dan dari halaman pembayaran, sehingga pembeli membacanya sebelum membayar. Simpan tanggal setiap perubahan ketentuan; pesanan yang dibuat sebelum perubahan sebaiknya mengikuti ketentuan yang berlaku saat pesanan dibuat.

Layanan pengaduan

Pasal 27 mewajibkan pelaku usaha menyediakan layanan pengaduan yang paling sedikit mencakup alamat dan nomor kontak pengaduan, prosedur pengaduan, mekanisme tindak lanjut, petugas yang kompeten, dan jangka waktu penyelesaian. Untuk usaha kecil, satu halaman “Bantuan dan pengaduan” yang menjelaskan cara menghubungi, informasi yang perlu disertakan pembeli, dan perkiraan waktu tanggapan sudah memenuhi semangat ketentuan ini, asalkan benar-benar dijalankan.

Data pribadi pembeli

Pasal 59 PP 80/2019 mewajibkan pelaku usaha menyimpan data pribadi sesuai standar pelindungan data pribadi atau kelaziman praktik bisnis, dengan kaidah antara lain data diperoleh secara jujur dan sah dengan pilihan dan jaminan pengamanan. Kini kewajiban pelindungan data juga diatur rinci dalam UU 27/2022; penerapannya untuk usaha kecil dibahas di panduan inventaris data pelanggan.

Iklan yang mengarah ke website

Bila website dipromosikan lewat iklan berbayar, isi iklan dan halaman tujuan perlu selaras. PP 80/2019 melarang substansi iklan elektronik bertentangan dengan hak konsumen atau prinsip persaingan usaha yang sehat (Pasal 34 ayat (1)), mewajibkan pelaku usaha menghentikan iklan yang melanggar (ayat (2)), dan menyatakan setiap pihak yang membuat atau menyebarkan iklan elektronik bertanggung jawab atas materinya (Pasal 35). Harga promo di iklan yang ternyata tidak berlaku di halaman tujuan, atau gambar produk yang berbeda dari yang dijual, adalah contoh yang perlu dihindari. Cara menetapkan anggaran iklan yang aman bagi arus kas dibahas di panduan batas anggaran iklan.

Formulir kontak dan persetujuan

Formulir kontak adalah titik pengumpulan data pribadi yang paling umum di website kecil. Minta hanya data yang diperlukan untuk membalas, biasanya nama, cara menghubungi, dan isi pesan. Sertakan kalimat singkat yang menjelaskan untuk apa data dipakai dan tautan ke kebijakan privasi. Bila pesan diteruskan ke layanan email pihak ketiga, sebutkan hal itu di kebijakan privasi. Uji formulir secara berkala dengan mengirim pesan percobaan dan memastikan pesan benar-benar sampai, karena formulir yang diam-diam rusak adalah penyebab umum pesanan yang hilang.

Perizinan

Pasal 15 ayat (1) menyatakan pelaku usaha wajib memiliki izin usaha dalam melakukan kegiatan usaha PMSE, dan ayat (3) menyebut pengajuannya dilakukan melalui perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. Dalam praktik, kegiatan berjualan lewat internet dicatat sebagai kegiatan usaha dengan kode KBLI yang sesuai di OSS. Periksa apakah NIB sudah mencantumkan kegiatan tersebut sebelum membuka toko daring sendiri; langkahnya ada di uraian NIB dan OSS.

Hak konsumen yang ikut membentuk isi website

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen memberi konsumen, antara lain, hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa, hak untuk didengar pendapat dan keluhannya, serta hak mendapat kompensasi bila barang tidak sesuai perjanjian (Pasal 4). Pasal 7 mewajibkan pelaku usaha beriktikad baik, memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur, serta memberi kompensasi atau penggantian atas kerugian. Website toko yang menjelaskan kondisi barang, garansi, dan prosedur keluhan secara terbuka pada dasarnya menerjemahkan kewajiban ini ke dalam halaman yang dapat dibaca calon pembeli sebelum membeli.

Teknis dasar yang tidak boleh terlewat

Website kecil tidak perlu fitur canggih, tetapi beberapa hal teknis memengaruhi kepercayaan dan keamanan.

  • Nama domain milik sendiri atas nama pemilik usaha, dengan email pemulihan yang dikuasai pemilik. Domain yang didaftarkan atas nama pembuat website adalah sumber masalah saat hubungan kerja berakhir.
  • HTTPS agar data yang dikirim pengunjung, terutama lewat formulir, terenkripsi.
  • Tampilan ponsel yang nyaman, karena sebagian besar pembeli usaha kecil membuka dari ponsel.
  • URL yang bermakna. Panduan Memulai SEO menyarankan kata-kata dalam URL yang bermanfaat bagi pengguna, alih-alih deretan ID acak.
  • Email berdomain usaha untuk komunikasi resmi, dengan pengaturan autentikasi agar pesan tidak mudah dipalsukan; caranya dibahas di panduan email berdomain usaha.
  • Cadangan isi website secara berkala, disimpan di luar server hosting.

Kesalahan yang sering terlihat di website usaha kecil

  • Nomor kontak berbeda dengan profil di kanal lain. Pembeli menjadi ragu mana yang asli, dan penipu memanfaatkan keraguan itu.
  • Formulir kontak yang tidak terhubung ke email aktif. Pesan pembeli masuk ke kotak surat yang tidak pernah dibuka.
  • Foto produk dari internet. Selain berisiko hak cipta, foto yang tidak sesuai barang bertentangan dengan kewajiban kesesuaian informasi dan fisik barang.
  • Halaman yang dibuat untuk mesin telusur, bukan untuk pembaca. Puluhan halaman berisi nama kota yang diganti-ganti tanpa informasi berbeda tidak membantu pembeli dan tidak sejalan dengan panduan dasar SEO Google yang menekankan konten untuk pembaca.
  • Tidak ada tanggal atau tanda pembaruan pada daftar harga, sehingga pembeli tidak tahu apakah harga masih berlaku.

Membuat sendiri, memakai pembuat situs, atau menyewa jasa

Ada tiga jalan umum. Pembuat situs berbasis templat memudahkan pemula, tetapi periksa apakah domain sendiri dapat dipakai dan apakah isi dapat dipindahkan bila suatu saat berganti layanan. Sistem pengelola konten yang dipasang di hosting sendiri memberi kendali lebih besar, dengan konsekuensi pembaruan dan keamanan menjadi tanggung jawab pemilik. Jasa pembuat website menghemat waktu, tetapi kontraknya perlu menjelaskan siapa pemilik domain, akses administrator, dan isi, serta berapa biaya perawatan tahunan.

Apa pun jalannya, minta semua akses administrator diberikan kepada pemilik usaha: akun pendaftar domain, akun hosting, akun pengelola situs, dan akun email. Simpan semuanya dalam pengelola kata sandi dan aktifkan verifikasi dua langkah di setiap akun.

Merencanakan isi untuk setahun pertama

Website profil tidak menuntut tulisan baru setiap minggu, tetapi tetap perlu jadwal perawatan. Rencana sederhana untuk setahun: memeriksa harga dan ketersediaan setiap bulan; memperbarui foto produk setiap kali ada produk baru; meninjau halaman ketentuan setiap enam bulan atau setiap kali cara kerja berubah; dan memeriksa tautan ke kanal lain setiap tiga bulan. Bila ada pertanyaan pembeli yang terus berulang, jadikan jawabannya bagian dari halaman yang relevan. Cara ini membuat website tumbuh dari kebutuhan nyata pembeli, bukan dari daftar kata kunci.

Menghubungkan website dengan kanal lain

Website tidak berdiri sendiri. Tautkan dari profil bisnis di peta, katalog di aplikasi pesan, dan bio media sosial. Sebaliknya, cantumkan di website tautan ke kanal resmi tersebut, sehingga pembeli dapat memastikan bahwa akun yang mereka hubungi memang milik usaha yang sama. Nama usaha, alamat, dan nomor yang tertulis harus sama persis di semua tempat; rinciannya dapat dibaca di uraian tentang konsistensi data usaha di semua kanal.

Saat berpisah dengan pembuat website

Hubungan dengan jasa pembuat website bisa berakhir karena berbagai alasan. Sebelum itu terjadi, pastikan pemilik usaha memegang hal-hal berikut: akses ke akun pendaftar domain atas nama sendiri, akses administrator penuh ke situs dan hosting, salinan cadangan terbaru, serta daftar plugin atau layanan berbayar yang terpasang beserta tanggal perpanjangannya. Dengan bekal itu, website dapat dipindahkan atau dirawat pihak lain tanpa kehilangan domain yang sudah dikenal pembeli.

Mengukur apakah website berguna

Setelah beberapa bulan, tanyakan beberapa hal sederhana. Apakah ada pembeli yang menyebut website saat menghubungi? Apakah pertanyaan berulang di aplikasi pesan berkurang karena jawabannya sudah ada di website? Apakah halaman ketentuan pemesanan mengurangi salah paham soal pengiriman dan pengembalian? Bila jawabannya tidak, perbaiki isi sebelum menambah fitur atau membayar iklan. Website kecil yang akurat dan mudah dibaca lebih berguna daripada website besar yang tidak terawat. Catat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu setiap tiga bulan, sehingga keputusan menambah halaman, fitur, atau anggaran didasarkan pada pengalaman pembeli yang nyata.

Website, profil bisnis, katalog, dan legalitas usaha dapat dirapikan bertahap. Urutan kerjanya disusun di urutan kerja 90 hari.

Peraturan dan dokumentasi yang dirujuk

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah toko di marketplace sudah cukup tanpa website?

Bisa cukup, terutama bila informasi usaha sederhana. Website berguna bila ada informasi panjang yang perlu dijelaskan atau perlu alamat resmi di luar platform.

Website saya hanya profil tanpa pembayaran, perlu kebijakan privasi?

Bila ada formulir kontak atau pencatat statistik yang mengumpulkan data pengunjung, kebijakan privasi yang jujur tetap diperlukan.

Berapa lama website baru muncul di Google?

Tidak ada kepastian. Dokumentasi Google menyebut perubahan dapat terlihat dalam beberapa jam hingga beberapa bulan dan tidak ada jaminan sebuah situs diindeks.